Deskripsi Gambar Glugo, Panggungharjo, Kec. Sewon, Kabupaten Bantul
Informasi
(0274) 376115
Emergence
(0274) 2872046

Panduan Diet dan Nutrisi Pasca Operasi Usus Buntu (apendektomi)

Oleh :
Anggi Sasmita Ristivani, A.Md.Gz (Staf Instalasi Gizi)


Proses pemulihan pasca operasi usus buntu (apendektomi) tidak hanya bergantung pada perawatan luka, tetapi juga pada asupan nutrisi yang tepat. Makanan yang dikonsumsi di rumah berperan besar dalam mempercepat penyembuhan jaringan luka perut dan mengembalikan fungsi saluran pencernaan agar kembali normal.
1. Prinsip Diet Pasca Operasi
  • Komposisi Diet: Tinggi energi dan protein (untuk pemulihan jaringan dan luka pasca bedah), serta rendah lemak agar pencernaan tidak bekerja terlalu berat
  • Tekstur Makanan Bertahap: Bentuk makanan bertahap mulai dari air putih/cair jernih, makanan saring, lunak, hingga nasi biasa hingga bising usus sudah normal
  • Kebutuhan  Cairan: Minum air putih minimal (2 – 3,5 liter) per hari untuk memperlancar sistem pencernaan dan mencegah dehidrasi.
  • Frekuensi makan: Konsumsi makanan dalam porsi kecil dan sering
2. Makanan yang Dianjurkan
  • Sumber karbohidrat : bubur saring, kentang pure, bubur nasi,macaroni
  • Sumber protein hewani : daging ayam, telur rebus, telur ceplok air, daging giling
  • Sumber protein nabati: tahu tim, susu kedelai
  • Sayuran : wortel, labu siam, oyong
3. Makanan dan Minuman yang Dihindari
  • Makanan Pedas dan Asam: Mengiritasi lambung dan saluran pencernaan yang dapat memicu mual atau diare.
  • Makanan Tinggi Lemak: Sulit dicerna oleh usus dan memperberat kerja system pecernaan
  • Minuman Bergas, Berkafein dan Beralkohol: Hindari minuman bersoda, kopi, dan teh pekat, minuman beralkohol yang dapat menimbulkan gas berlebih di perut.
  • Makanan Penyebab Gas Tinggi: Batasi kubis, kembang kol, sawi, dan brokoli, jamur
4. Tips Tambahan untuk Keluarga
  • Sajikan makanan dalam kondisi hangat agar lebih menggugah selera makan pasien.
  • Pastikan kebersihan saat mengolah makanan untuk mencegah gangguan pencernaan atau infeksi.
  • Jangan memaksakan porsi makan jika pasien merasa mual; beri jeda antara makan dan minum lalu coba makan kembali secara perlahan.
Jika selama masa pemulihan pasien mengalami lemas, mual, muntah, perut kembung hebat, atau tidak bisa BAB dan buang angin lebih dari 2 hari, segera konsultasikan kembali dengan Dokter atau Dokter Bedah Umum.